0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Daftar Polisi kok Pakai Ijazah Palsu, ya Langsung Ditahan

Ilustrasi Ijazah palsu (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Bercita-cita menjadi penegak hukum, Jose Siregar justru harus berurusan dengan polisi. Peserta seleksi Penerimaan Bintara Polri ‎tahun angkatan (TA) 2017 di Polda Jabar ini memalsukan ijazah SMA miliknya demi mewujudkan mimpinya menjadi polisi.

“Pemalsuan nilai ijazah ini justru dilakukan peserta seleksi itu sendiri dengan tersangka Jose Siregar,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus pada wartawan, Rabu (26/7).

Terbongkarnya kecurangan ini bermula ketika Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat menyelidiki adanya dugaan suap yang dilakukan tujuh orang peserta seleksi tingkat Bintara di Polda Jabar.

“Tapi justru diketahui kecurangan itu terjadi pada satu nama yang merupakan pendaftar melalui Polres Cianjur yang terlihat menggunakan ijazah dan nilai UN palsu,” jelasnya.

Tidak absahnya nilai UN Jose Siregar diketahui karena dia pernah gugur saat mengikuti seleksi serupa yang mendaftar ke Polres Cimahi pada 2016. “Namun gugur pada tahapan seleksi Rikmin, karena nilainya tidak memenuhi syarat,” imbuhnya.

Dari situ, tim Saber Pungli menelusurinya. Kecurigaan pemalsuan ijazah akhirnya terjawab setelah ada perbedaan nilai UN di panitia seleksi dengan nilai dari pihak sekolah.

Hasil gelar perkara yang dilakukan Direskrimum Polda Jabar, diketahui bahwa Jose Siregar memang sengaja melakukan pemalsuan untuk bisa lolos sebagai kepolisian. “Akhirnya kita lakukan penahanan pada 24 Juli,” jelasnya.

Selain Jose, pihaknya juga mengamankan tersangka Agus Arif yang merupakan calo. Agus ini turut membantu pembuatan pemalsuan ijazah. Pemeriksaan terhadap Agus, menurutnya, masih ada dua peserta seleksi calon Bintara 2017 Polda Jabar yang menggunakan nilai UN atau ijazah Palsu.

“Saat ini pengembangan masih terus dilakukan,” jelasnya. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge