0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lima Calon Haji Sragen Gagal Berangkat, Ini Penyebabnya

Jamaah calon haji Sragen berpamitan dengan Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati  (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen —  Sebanyak 1113 jamaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Sragen siap diberangkatkan ke tanah suci, Mekah, Arab Saudi mulai 6 Agustus mendatang. Namun sebanyak lima Calhaj gagal berangkat lantaran ada yang meninggal dan sakit.

“Sebenarnya jumlah jamaah calon haji yang akan berangkat ke Tanah Suci sebanyak 1118 orang, tetapi lima orang berhalangan untuk berangkat karena wafat dan dalam keadaan sakit,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sragen, Nasirin, Selasa (25/7).

Dalam acara Pamitan Haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Nasirin menjelaskan, keberangkatan jamaah calon haji Sragen dibagi menjadi dua gelombang dan dalam empat kloter. Gelombang I terdiri Kloter 32 yang berjumlah 352 orang. Gelombang I ini bakal berangkat pada 6 Agustus 2017.

Sedangkan gelombang II terdiri dari Kloter 79 sebanyak 330 orang berangkat 20 Agustus 2017, Kloter 80 sebanyak 355 orang berangkat 20 Agustus 2017 dan Kloter 81 sebanyak 76 orang berangkat 21 Agustus 2017.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam kesempatan tersebut memberikan bekal obat-obatan yang berisi tiga macam, yaitu antibiotik, paracetamol dan vitamin yang cukup selama tinggal di Mekah. Namun demikian Yuni yang juga seorang dokter tersebut tetap berpesan agar sebelum mengonsumsi obat tersebut terlebih dahulu jamaah calon haji dimohon untuk konsultasi dengan petugas kesehatan.

“Semoga obat yang saya berikan itu tidak terpakai. Ini berarti semua jamaah dalam kondisi sehat semua,” ujarnya.

Bupati Yuni juga mengingatkan kepada semua petugas TPHD, TKHD dan TKHI agar melayani jamaah dengan sebaik-baiknya. Apalagi diantara petugas tersebut terdapat pejabat seperti Wakil Bupati Sragen, Anggota DPRD dan pejabat eselon Pemkab Sragen. Namun mereka ketika di Arab Saudi adalah pelayan haji yang tidak boleh membedakan jamaah satu dengan lainnya.

“Ini kesempatan bapak-ibu nanti di sana bisa nyuruh-nyuruh wakil bupati untuk melayani apa yang dibutuhkan jamaah,” kelakar Bupati Yuni.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge