0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Walikota Solo Larang Sekolah Jual Seragam Apapun

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/red)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo melarang sekolah menjual seragam apapun kepada siswa atau orang tua. Khususnya sekolah dasar (SD) negeri dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Solo.

“Termasuk jual seragam batik yang biasanya untuk identitas sekolah, membedakan sekolah satu dengan lainnya. Sekolah tidak perlu lah menjual. Pokoknya untuk seragam, silakan orang tua beli sendiri-sendiri, boleh di mana saja,” ujar Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, saat bertemu wartawan di Aula Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Selasa (25/7).

Jika orang tua siswa menghendaki seragam, Walikota mempersilakan orang tua mengusahakannya tanpa melibatkan pihak sekolah.

“Mau membuat seragam batik supaya sama atau untuk identitas, atau kaos olah raga, bisa dengan menyablon sendiri. Silakan saja, namun diusahakan sendiri oleh orang tua. Bukan pula oleh komite sekolah. Kalau memang itu disepakati antar orang tua ya silakan,” tegasnya.

Soal larangan sekolah menjual seragam tersebut, Walikota merasa tidak perlu sampai dituangkan dalam surat resmi, misalnya keputusan (SK) wali kota, karena hal itu sudah ada aturannya dalam peraturan menteri dan kebudayaan (permendikbud).

“Kalau saya sudah melarang ya artinya tidak boleh,” tandas Rudy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge