0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejari Pelototi Bantuan BOP PAUD Wonogiri

Kasi Intel Kejari Wonogiri, Triyanto (kiri) bersama Bupati Wonogiri Joko Sutopo saat penyerahan BOP di Pendopo Rumdin Bupati Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk lembaga Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Wonogiri ternyata menjadi sorotan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Pihak Kejari meminta agar bantuan diberikan secara transparan dan tidak disunat, seperti bantuan serupa di tahun 2016 hingga berbuntut masalah.
“Tahun 2016 lalu, proses penyerahan BOP PAUD di daerah ini terjadi penyimpangan administrasi.Kami  harap tidak terulang tahun ini. Untuk menghindari penyelewengan itu,pengelola PAUD harus ekstra hati-hati dalam menerapkan anggaran,” beber Kasi Inteljen  Kejari Wonogiri, Triyanto, yang juga selaku Ketua Tim Pemantau Pengawas Pengawalan Pembangunan Daerah (TP4D) Wonogiri, Selasa (25/7).
Dikatakan, Kejari akan mendampingi secara riil sampai penyaluran dana ke lapangan. Menurut dia, kegiatan ini untuk mencegah terjadinya hal yang menyimpang, yang pernah terjadi pada tahun 2016, dimana ada beberapa penyimpangan pada PAUD. Bahkan, saat itu, kata Triyanto, pihaknya turun langsung menyelesaikan masalah penyediaan buku.Dirinya menilai,hal tersebut terjadi pada intinya lantaran kurang keseriusan pihak penyedia buku.
“Kami datang bukan mencari masalah, tapi kami datang untuk menyelesaikan masalah. Jangan sungkan koordinasi dengan dinas maupun kami di TP4D, karena tugas kami memang untuk mencegah terjadinya tindak korupsi,” tegasnya.
Kepala Dinas P dan K Wonogiri Siswanto mengatakan, dana BOP yang dikucurkan untuk PAUD negeri/swasta di Wonogiri tahun ini mencapai Rp 12,8 miliar lebih. Di Wonogiri, total ada 923 PAUD negeri/swasta, namun 67 PAUD di antaranya tidak menerima BOP karena jumlah murid mereka kurang dari 12 anak.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge