0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI AL Menangkap Enam Kapal Pencuri Ikan Berbendera Asing

(merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak enam kapal asing ditangkap aparat TNI AL di Lantamal IV di Kepulauan Riau, Jumat (22/7). Kapal tersebut diklaim mencuri ikan di perairan Indonesia.

“Ada 6 kalau enggak salah. Dan mereka hampir tiap hari (illegal fishing),” ungkap Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi di Jakarta, Selasa (25/7).

Sebelum menangkap, TNI AL melepas tembakan namun tidak mengarah ke kapal asing tersebut. Tembakan itu bersifat peringatan agar mereka tidak melarikan diri.

“Kapal itu dalam proses, kami punya kewenangan untuk menyidik sesuai UU perikanan,” sambungnya.

Ade belum bisa memastikan apakah kapal asing yang ditangkap ini akan ditenggelamkan seperti biasanya. Mantan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur ini mengaku akan berkoordinasi dulu dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Nanti kita koordinasi. Itu kan pelanggaran perikanan kemudian KKP juga punya otoritas untuk monitor kegiatan illegal fishing,” ujar dia.

Ade menambahkan, belakangan ini kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia kebanyakan berasal dari Vietnam dan Filipina. Selain itu, ada juga yang berasal dari Thailand, Taiwan, dan Malaysia. Tercatat hingga Juli 2017 sudah ada ratusan kapal asing yang ditangkap.

“Itu yang diperiksa banyak ratusan lah,” jelas dia.

Untuk diketahui, enam kapal yang berhasil ditangkap itu berbendera Vietnam. Komandan Lantamal IV Laksma TNI R Eko Suyatno menyebut kapal dengan nomor lambung TG 92816 TS ditangkap di perairan Natuna oleh KRI Sutanto 377 (Paschim Class).

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge