0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun Ajaran Baru, Pedagang Seragam Sekolah Kebanjiran Permintaan

Pedagang saat menunjukkan seragam sekolah (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Memasuki tahun ajaran baru anak sekolah, sejumlah pedagang pakaian seragam sekolah kebanjiran permintaan. Kenaikan permintaan tersebut diprediksi masih akan terus terjadi hingga Agustus mendatang.

“Sampai saat ini antusiasnya masih tinggi. Dalam sehari kita bisa jual sekitar 50-60 potong pakaian jadi, padahal kalau kondisi normal hanya sekitar satu kodi saja,” ujar karyawan Toko Bharata, Nur Handayani kepada wartawan, Selasa (25/7).

Menurutnya, para pelanggan yang datang ketempatnya itu tidak hanya dari dalam Kota Solo, tapi juga dari berbagai luar kota seperti Karanganyar, Sragen, Boyolali dan lainnya. Untuk satu potong kemeja dibanderol harga Rp 50 ribu – Rp 70 ribu, sementara bawahan mulai Rp 40 ribuan.

Kendati permintaan masih cukup tinggi, namun diakuinya untuk harga jual yang ditawarkan masih tetap normal dari biasanya.

“Prediksi kita sampai Agustus nanti masih akan tetap ramai, mengingat pada bulan itu ada peringatan hari Pramuka,” jelasnya.

Sementara itu pedagang toko lainnya, Anton mengaku kenaikan permintaan sudah terjadi sejak setelah lebaran kemarin. Tingginya permintaan itu karena pihak sekolah sudah tidak diperkenankan untuk melakukan pengadaan sragam untuk muridnya.

“Permintaan sekarang cukup tinggi. sehari kita bisa jual sekitar 100-an potong, baik bawahan maupun atasan atau kemeja,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge