0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Berencana Lepas 3 Aset Tanah

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/red)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo rencananya akan melepas sejumlah aset dengan pihak ketiga. Pemkot menilai tiga aset tanah yang akan ditukar guling tersebut sudah tidak representatif lagi.

“Ada tiga aset tanah yang kita miliki untuk dilepas dan ditukar guling dengan pihak ketiga,” terang Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (24/7) siang.

Tanah yang akan dilepas oleh Pemkot yakni tanah dengan hak pakai (HP) nomor 11 Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon seluas kurang lebih 2.259 m2, tanah HP nomor 10 Kelurahan Tipes, Serengan dengan luas 1.876 m2. Kemudian tanah di Kelurahan Pucangsawit, Jebres yakni HP nomor 40 dengan luas 509 m2 dan HP 43 yang luasnya 573 m2.

Sedangkan untuk lahan yang ditukar guling adalah tanah HP 46 kelurahan Jajar yang luasnya 531 m2 yang ditukar dengan tanah milik PT  Catur Putra Jati. Tanah penggantinya yakni meliputi hak guna bangunan (HGB) nomor 00325 yang luasnya 327 m2. Ditambah HGB dengan nomor 00221 kelurahan Kadipiro, Banjarsari yang luasnya 1.275 m2 dan HGB 00222 kelurahan Kadipiro, Banjarsari yang luasnya 227 m2.

Saat ini, lanjut Walikota, pihaknya meminta persetujuan dari DPRD terkait rencana tersebut. Dasar yang dipakai sebagai bahan persetujuan yaitu lahan yang dipakai untuk TK Marsudisiwi dinilai tidak representatif, sehingga dengan adanya tukar guling dengan PT Catur Putra Jati, Pemkot dinilai lebih diuntungkan.

Sementara itu, Ketua Fraksi Persatuan Indonesia Raya (FPIR) DPRD Solo, Marihot Irawan Purnomo menyarankan agar Pemkot melakukan kajian lebih matang terhadap rencana tukar guling.

“Harus dipastikan apakah sudah sesuai dengan Permendagri nomor 19 tahun 2016 atau tidak. Jangan sampai nantinya masyarakat umum dan pihak-pihak lain diuntungkan dengan pelepasan aset dan tukar guling lahan ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge