0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Beras Maknyuss, Ini Kata Sandiaga

Sandiaga Uno (merdeka.com)

Timlo.net – Kasus penggerebekan gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) yang merupakan anak perusahaan dari PT Tiga Pilar sejahtera Food menjadi sorotan. Perusahaan itu memproduksi beras merk Maknyuss dan Ayam Jago.

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno merasa prihatin dengan dugaan kasus beras oplosan tersebut.

“Mari kita doakan Pak Sandiri (PT Tiga Pilar) supaya tabah dan bisa melewati turbulensi ini,” ujar Sandiaga di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (24/7).

Melihat permasalahan yang dialami, Sandiaga yakin PT Tiga Pilar yang merupakan induk dari PT IBU dapat melewati kasus ini dengan baik. Mengingat, PT Tiga Pilar sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia sehingga pastinya memiliki pengelolaan perusahaan yang baik.

“Saya yakin dengan perusahaan ini, apalagi sudah Tbk (listing di BEI), pasti punya good governance yang betul dan mungkin memang inilah dinamika dari hukum yang harus kita sikapi dengan baik. Semoga semuanya lancar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri menggerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU). Penggerebekan digelar Kamis (20/7) sekitar pukul 15.30 Wib, di Jalan Rengas Km 60 Karangsambung, Kedungwaringan, Bekasi, Jawa Barat.

“Gudang tersebut berkapasitas bisa 2000 ton. Yang ada di gudang hampir 1.100 ton. Sedang kita pilah mana yang melanggar UU Pangan dan UU Perlindungan Konsumen,” ujar Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/7).

Sementera itu, Direktur Tindak Pidana Khusus, Brigjen Agung Setya mengatakan dari hasil penyelidikan diperoleh fakta bahwa PT IBU melakukan pembelian gabah ditingkat petani sebesar Rp. 4.900.

“Bahwa perbuatan dari PT IBU dengan menetapkan harga pembelian gabah ditingkat petani yang jauh melampaui dari harga yang ditetapkan pemerintah dapat berakibat ‘mati’ nya pelaku usaha lain, dikarenakan tidak bisa maksimal dalam melakukan pembelian gabah,” ujarnya.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge