0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Usulkan Revisi Aturan Pengadaan Barang dan Jasa

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/gg)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengusulkan revisi peraturan pengadaan barang. Regulasi yang berlaku saat ini dirasa kurang ramah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi.

“Ini regulasinya harus dibetulkan. Jangan sampai justru dimanfaatkan oleh mereka yang bermodal besar,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (24/7).

Menurut Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, aturan tentang pengadaan barang dan jasa saat ini belum memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bisa mengikuti lelang. Pasalnya, pengadaan barang maupun jasa harus dilakukan dalam jumlah besar. UMKM dipastikan sulit bersaing dengan perusahaan besar dengan modal kuat.

Rudy mencontohkan, rencana pengadaan seragam batik untuk pengurus Rukun Tetangga (RT) se-Solo. Rata-rata pengurus satu RT di Solo terdiri dari tiga orang. Namun karena jumlah RT di Solo mencapai lebih dari tiga ribu, pengadaan seragam  harus melalui mekanisme lelang.

“Lha ini pasti yang menang yang punya modal besar karena partai besar. Kalau UMKM tidak didukung dengan regulasi yang jelas,” katanya.

Usulan tersebut, kata Rudy, sudah disampaikan sejak empat tahun yang lalu. Namun Rudy belum mendapatkan tanggapan yang menggembirakan.

“Bagaimana lah nanti caranya. Kalau tidak bisa masuk e-katalog, paling tidak Pemerintah bisa memaksa perusahaan besar untuk memberdayakan UMKM,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge