0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belasan Kios PKL Perempatan Panggung Dirobohkan

Penertiban PKL Perempatan Panggung (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — ┬áDinas Perdagangan Solo berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Brigjen Katamso Purbowardayan (sebelah utara Perempatan Panggung, Jebres). Sebanyak 18 bagunan kios diambrukkan dengan mengerahkan belasan petugas.

“Sebenarnya sudah sejak tahun 2015 kita akan tertibkan, tetapi pedagang meminta waktu. Kemudian tahun 2016 juga meminta waktu lagi, sampai sebelum puasa kemaren dicapai kesepakatan, setelah ditertibkan,” kata Kasi PKL Dinas Pedagangan Solo, Didik Anggono, Senin (24/7).

Kios yang dibongkar bukanlah bangunan semi permanen, melainkan bangunan permanen yang terbuat dari tembok bata. Bahkan beberapa kios dilengkapi dengan rolling door besi, dan kamar mandi.

“Ya memang bukan bangunan semi permanen, ini bagunan permanen yang menggunakan hak pejalan kaki di trotoar,” kata Didik.

Didik menambahkan, pihaknya memberikan fasilitas kepada para pedagang untuk diberikan kios di beberapa lokasi yang ditunjuk. Diantaranya adalah shelter Pucang Sawit, Pasar Panggungrejo, dan Komplang. Selain itu petugas juga siap untuk mengantarkan barang-barang milik pedagang ke rumah masing-masing.

Diakui, selama ini PKL di lokasi itu juga membayar retribusi ke Dinas Perdagangan. Namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk menghentikan penertiban.

“Karena memang sesuai perda retribusi bisa untuk ditarik retribusi,” ungkap Didik.

Sementara salah seorang pedagang yang enggan disebut namanya mengaku telah berjualan selama 15 tahun di lokasi itu. Dia mengaku mendapatkan kios dari pemilik lama yang menjual kios itu kepada dirinya.

“Saya dulu beli dari pemilik lamanya,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge