0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kebut Gunung, Promosikan Wisata Merapi Merbabu

Peserta Kebut Gunung sebelum diberangkatkan di Lapangan Samiran, Selo, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Ratusan peserta Kebut Gunung berlomba melintasi rute sepanjang 420 kilometer di Kawasan Lereng Gunung Merapi Merbabu dengan waktu tempuh 7 jam. Rute yang dilalui, antara lain kawasan observasi elang Jawa, gua Jepang, tanjakan langit yang memiliki sudut kemiringan hampir 90 derajad dan tebing watu blerek.

“Jalur yang dilalui kebanyakan menanjak, namun peserta disuguhi pemandangan alam yang luar biasa,” kata Ketua Panitia, Imam Khadafi, Minggu (23/7).

Peserta kebut gunung sendiri dilepas oleh Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andi di Lapangan Samiran, Selo. Dalam even ini, peserta bebas dan diijinkan berlari atau jalan kaki. Nantinya di setiap track, terdapat panitia yang siap memantau peserta.

“Dalam satu kelompok bisa tiga dan empat, kalau satu gugur maka gugur semua,” ujar Imam.

Disisi lain,Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Wiwis Trisiwi Handayani, mengakui jumlah peserta kali ini lebih sedikit dibanding tahun lalu. Namun, rute yang disiapkan lebih menantang.

“Ini even tahunan,nantinya tiap tahun akan memiliki keistimewaan tersendiri,” ujar Wiwis ditemui di lokas

Tujuan dari even Kebut Gunung ini, ujar Wiwis, sebagai upaya pemerintah Boyolali untuk mempromosikan pariwisata di Lereng Merapi Merbabu, termasuk konservasi alamnya.

“Harapan kita, potensi wisata terangkat, konservasi alam di Merapi Merbabu terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Nantinya, even kebut gunung ini akan menjadi even tahunan di Boyolali. Untuk peserta, selain dari Boyolali dan Soloraya, juga diikuti peserta dari Salatiga, Semarang dan Jogakarta. Total hadiah yang diperebutkan senilai Rp 39 Juta.

“Untuk juara pertama tidak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai Rp 17 Juta,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge