0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tunjangan Anggota Dewan Naik Rp 42,5 Miliar

Solo – Anggaran belanja tidak langsung Pemkot Solo naik 5,52 persen atau sekitar Rp 42,5 miliar. Kenaikan ini diakibatkan tunjangan anggota DPRD Kota Solo dari anggaran semula Rp 771,5 miliar menjadi Rp 814 miliar.

“Kenaikan sesuai PP (Peraturan Pemerintah-red) harus dijalankan. Namun, masih dalam koridor kewajaran dan kepatutan,” terang Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (23/7).

Seperti diketahui, kenaikan tunjangan DPRD tersebut merupakan hasil diundangkannya Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD. Pria yang kerap disapa Rudy ini mengungkapkan, kenaikan anggaran belanja tidak langsung tersebut masuk dalam kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2017.

Terpisah, Kabid Anggaran Badan Pendapatan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPPKAD), Budi Murtono mengatakan, pihaknya tinggal menunggu turunnya Permendagri untuk formulasi perhitungan Kemampuan Keungan Daerah (KKD).

“Permendagri No 21 tahun 2007, KKD Kota Solo terbilang tinggi. Kami pasang pada KUPA PPAS masih mengacu pada Permendagri lama, yakni perhitungan KKD tinggi tersebut. Nantinya juga ada keputusan Wali Kota terkait lebih detail mengenai berbagai tunjangan ini. Raperda hanya memuat soal regulasi aturan main seperti apa agar tak multi tafsir,” katanya saat dihubungi wartawan.

Penyesuaian terhadap PP No 18 Tahun 2017 ditetapkan dengan Perda paling lambat tiga bulan terhitung sejak PP diundangkan. Dan saat ini tinggal menunggu Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) terkait perhitungan KKD.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge