0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HUT Adyaksa Ke-57, Kejari Wonogiri Dapat Kado Manis

Wonogiri – Bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adyaksa ke 57,Kejari Wonogiri dinobatkan sebagai kejaksaan terbaik se-Jawa Tengah pada semester pertama 2017 oleh Kejaksaan Agung. Penghargaan itu diberikan karena dapat mencatatkan sejumlah capaian membanggakan.

“Capaian baik ditorehkan semua seksi, yakni Seksi Intelijen, Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Pidana Khusus (Pidsus), dan Pidana Umum (Pidum). Seksi Intelijen sejak 2016 membuat program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang hingga sekarang aktif dijalankan. Setiap jaksa di Kejari Wonogiri diwajibkan menjadi pembina upacara di SD sederajat hingga SMA/SMK sederajat. Saat amanat mereka memberi pemahaman ihwal hukum. Materi yang disampaikan seputar hukum, seperti UU Perlindungan Anak,” beber Kepala Kejari (Kajari) Wonogiri, Tri Ari Mulyanto, Jumat (21/7).

Selain itu, kata Kajari, juga dilakukan Program Jaksa Sahabat Masyarakat. Bahkan,juga rutin sambang ke masyarakat dan instansi-instansi di lingkungan Pemkab.

Tak hanya itu, peran Seksi Intelijen dalam melaksanakan tugas sebagai Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dinilai menonjol. Bahkan, TP4D dapat menyelamatkan uang negara hingga mencapai lebih dari Rp500 juta.

Uang itu dikembalikan ke kas negara oleh beberapa pihak yang saat mengerjakan proyek menimbulkan kerugian negara. Proyek itu seperti peningkatan air bersih di Pracimantoro pada 2016.

Demikian halnya Seksi Pidum, sejak awal tahun lalu, hingga Juli ini penanganan Pidum belum pernah menimbulkan komplain, kecuali soal seorang terpidana kasus asusila yang mengajukan gugatan praperadilan. Selain itu Pidum merespons sangat cepat kebijakan tentang penanganan perkara tilang dengan teknologi.

Sepekan setelah bergulirnya kebijakan itu beberapa bulan lalu, Pidum langsung menerapkannya. Kebijakan yang dimaksud pelanggar lalu lintas bisa langsung membayar denda pelanggaran di kantor kejari tanpa harus mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN). Disusul Seksi Pidsus yang juga menorehkan kinerja bagus.

Sejak beberapa tahun belakangan Pidsus menangani kasus korupsi dan bisa diselesaikan dengan baik. Orang-orang yang terlibat divonis bersalah. Dan saat ini Pidsus sedang menangani perkara dugaan korupsi proyek yang dikerjakan salah satu SKPD 2016 lalu.

Pidsus juga dapat menyelesaikan penanganan kasus korupsi dengan baik. Capaian terbaru yakni kasus korupsi pengadaan gamelan 2014 sudah divonis. Tiga terdakwa diputus setahun penjara.

“Kinerja Seksi Datun juga memuaskan. Berbagai lembaga keuangan, seperti Bank Jateng dan BKK Eromoko, menjalin kerja sama dengan Datun dalam hal penyelesaian kredit macet. Selain itu PDAM, PLN, dan BPJS melakukan hal sama ihwal permasalahan hukum,” tandas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge