0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Ungkap Motif Penembakan, Ternyata Gara-Gara Tidak Dijatah

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman beri keterangan kasus penembakan. (foto: Agung)

Sragen – Polres Sragen mengungkap motif penembakan di rumah Priyo Budi (36), warga Banjar Asri RT 4/10, Kelurahan Nglorog, Sragen, Jumat (21/7) lalu. Salah satu pelaku berinisial SYD alias KPK (40), warga Colomadu, Karanganyar, mengaku sakit hati lantaran tidak diberikan jatah atau fee terhadap proyek yang sedang dikerjakan korban.

“Dari hasil pemeriksaan, motifnya karena sakit hati. Tersangka sakit hati karena apa yang diminta tersangka tidak diskomodir terkait dengan jatah fee atau lelang yangg dilaksanakan,” kata Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Sabtu (22/7).

Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Mapolres Sragen, Arif Budiman menyampaikan, bakal menelusuri secara menyeluruh terkait proyek pembangunan yang berujung pada permintaan jatah oleh tersangka.

foto: Agung

Pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan dari urusan proyek pembangunan yang dilakukan korban, sehingga berakibat pada kasus penembakan. Pihaknya juga bakal mencari tahu sebab tersangka SYD alias KPK bisa meminta fee terkait kegiatan pembangunan.

“Pada prinsipnya kita akan terus mengembangkan agar bisa melihat masalah ini secara komprehensif, tidak hanya dari hilir, tapi juga kita tarik ke hulu,” terang Kapolres.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge