0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Presiden Jokowi: Negara Lain Mulai Melirik Pancasila

Presiden Jokowi cerita Pancasila (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Presiden Joko Widodo (Jokowi) di depan peserta Kongres Pancasila IX menceritakan kekaguman negara lain terhadap keragaman dan kerukunan di Indonesia. Salah satunya adalah kekaguman dari Presiden Afganistan, Ashraf Gani.

“Betul-betul mereka mereka sangat kagum, sangat kagum pada Indonesia. 250 juta penduduk, tetapi saat ini dan Insyaallah nanti sampai hari akhir kita tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Jokowi, Sabtu (22/7).

Jokowi menyampaikan, begitu kagumnya dengan Indonesia, Presiden Afganistan meminta Indonesia untuk mengirim ulama atau delegasinya ke sana. Atau justru sebaliknya. Para ulama dan delegasi Afganistan datang ke Indonesia untuk belajar kerukunan dan keragaman.

Presiden Afganistan, lanjut Jokowi, kagum dengan dan penasaran bagaimana Indonesia bisa rukun dan damai. Jokowi kala itu menjawab kuncinya adalah Pancasila.

Meskipun demikian, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia juga harus belajar dari Afganistan. Ini dikarenakan konflik terjadi di Afganistan dan tak terkelola dengan baik berujung pada perang.

“Dua kelompok, satu ngajak dari luar satu ngajak dari dalam. Sampai sekarang jadi 40 faksi. Sehingga beliau (Presiden Afganistan) membayangkan negara kita yang terdiri dari 714 suku. Mereka yang hanya 2 suku saja pecah. Beliau penasaran bagaimana Indonesia bisa bersatu, rukun dan damai. Jawaban saya sederhana, Indonesia memiliki Pancasila,” tutur Jokowi.

Jokowi menyampaikan bahwa saat ini Pancasila bukan hanya kebanggaan negara Indonesia saja. Saat ini negara lain mulai melirik Pancasila. “Alhamdulillah, kita selalu terhindar dari persoalan tersebut (perpecahan) dan bisa hidup rukun bergotong royong untuk memajukan negeri ini bersama-sama dengan Pancasila. Pancasila kita harapkan jadi rujukan masyarakat internasional untuk membangun kehidupan yang damai, adil, dan makmur di tengah kemajuan dan kemajemukan dunia,” pungkas Jokowi. [ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge