0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Ingin Jadi Ibukota Musik Keroncong

Pembukaan Solo Keroncong Festival (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sempat molor lantaran hujan, Solo Keroncong Festival tetap dikerumuni penggemar musik keroncong dari seluruh Solo, Jumat (21/7) malam. Suara petikan alat musik Ukulele dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Yulistianto dan disusul sebuah tembang langgam Telaga Biru yang dibawakan Orkes Keroncong (OK) Gita Abadi Tulungangung, menjadi penanda dibukanya gelaran tersebut.

“Banyaknya musisi luar negeri yang turut andil dalam memainkan musik ini, berarti musik ini diterima didunia internasional,” kata Sekda Budi Yulistianto saat membacakan pidato Walikota Solo.

Lebih lanjut dikatakan, dengan semakin berkembangnya musik keroncong, Kota Bengawan seharusnya mampu menjadi Ibukota Musik Keroncong. Tak lupa, ia juga mengingatkan, jika keberadaan musik keroncong sebagai alat pemersatu bangsa, di tengah ancaman disintegrasi bangsa.

“Musik keroncong harus mampu hadir sebagai salah satu alat untuk membangun persatuan bangsa,” katanya.

Sebanyak 9 kelompok akan turut tampil dalam gelaran tahunan ini. Sejumlah penyanyi kondang seperti Waldjinah, Endah Laras dan Yati Pesek juga dijadwalkan turut andil dalam repertoar yang digelar Jumat-Sabtu (21-22/7) tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge