0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPJS Kesehatan Bentuk Tim Pengawas untuk Meminimalisir Kecurangan

Layanan di Kantor BPJS Kesehatan Solo (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bentuk tim pengawas untuk meminialisir kecurangan yang dilakukan oleh peserta, fasilitas kesehatan hingga penyedia obat dan alat kesehatan. Dalam pembentukan tim pengawas tersebut, BPJS Kesehatan akan bersinergi dengan pemerintah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

”Tim pengawas yang kita bentuk tersebut terdiri atas Koordinator, Kelompok Kerja Pencegahan Kecurangan dalam JKN, Kelompok Kerja Deteksi Kecurangan dalam JKN, dan Kelompok Kerja Penyelesaian Kecurangan dalam JKN,“ kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Jumat (21/7).

Dalam menjalankan tugasnya, Fachmi mengatakan tim pengawas itu akan memiliki kewenangan masing-masing sesuai dengan fungsinya. Mulai dari penyusunan pedoman pencegahan kecurangan, melakukan analisis data yang berpotensi kecurangan, melakukan koordinasi, sosialisasi hingga tata cara penyelesaian dan sanksi yang akan diterapkan.

“Prinsipnya, kami sangat fokus dalam menjalankan good governance. BPJS Kesehatan tidak berjalan sendiri dalam mengelola program JKN-KIS, melainkan diawasi oleh banyak pihak, mulai dari tingkat Satuan Pengawas Internal (SPI), Dewan Pengawas, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Keuangan (BPK), hingga KPK,” ungkapnya.

Khusus dalam hal memproses klaim fasilitas kesehatan, pihaknya juga telah membentuk Tim Anti Fraud serta mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat mencegah dan mendeteksi berbagai indikasi potensi kecurangan. Termasuk aktif berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendorong rumah sakit membentuk Tim Anti Fraud internal.

“Kita berharap dengan upaya yang kita lakukan ini potensi kecurangan bisa menurun,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge