0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Audisi Beasiswa Bulutangkis

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kedua dari kiri) bersama PB Djarum dalam konferensi pers menjelang audisi umum beasiswa Djarum Foundation 2017. (foto: Aryo)

Karanganyar – PB Djarum kembali melakukan audisi untuk mencari bakat pebulutangkis Indonesia masa depan di 2017. Karanganyar turut menjadi bagian untuk seri Solo Raya, selain Pekanbaru, Banjarmasin, dan Manado.

Audisi umum PB Djarum di Solo Raya dipusatkan di GOR RM Said, Karanganyar, Sabtu-Senin (22-24/7). Dalam audisi kali ini, pihak PB Djarum hanya memberlakukan untuk dua kelas yakni usia di bawah 11 dan 13 tahun baik putra maupun putri. 12 tiket beasiswa ke PB Djarum Kudus pun diperebutkan oleh 600 peserta dari berbagai daerah di Solo dan sekitarnya.

Tingginya antusiasme peserta yang akan bersaing untuk memburu tiket beasiswa ke Kudus, diapresiasi oleh Budi Darmawan selaku Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation.

“Hampir 600 peserta yang sudah mendaftar ikut audisi umum kali ini, sungguh luar biasa antusiasme di seri Solo Raya, ujarnya dalam konferensi pers di GOR RM Said, Karanganyar, Jumat (21/7).

“Para atlet harus rela meninggalkan orang tua, untuk fokus mengembangkan bakatnya di bulutangkis. Ini sebagai kecintaan Djarum untuk bangsa Indonesia di pentas olahraga bulutangkis. Karena olahraga ini menjadi ciri khas Indonesia,” imbuhnya.

Pelatih PB Djarum dan tim pencari bakat, Sigit Budiarto menjelaskan bahwa sistem audisi umum kali untuk melihat potensi yang dimiliki masing-masing peserta. Sehingga perolehan kemenangan maupun kekalahan tak menjadi bahan penilaian.

“Kami tidak melihat menang kalahnya anak, tapi potensinya seperti apa. Belum tentu usia yang lebih tua bakal lebih masuk. Pemandu bakat akan menilai sebaik mungkin berdasarkan potensi. Tiket ada 12 tiket (4 putri, delapan putra) yang berhak ikut ke Kudus. Screening dilihat dari teknik dasar,” beber legenda bulutangkis Indonesia ini.

Terpisah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik program audisi sebesar PB Djarum yang mampir di Bumi Intanpari. Pihaknya mengaku olahraga bulutangkis telah mendarah daging di seluruh penjuru Indonesia termasuk Kabupaten Karanganyar.

“Sudah sangat melekat bahwa Indonesia adalah bulutangkis, seperti nyawanya. Kami menyampaikan kebanggaan anak-anak yang ada di Karanganyar, bisa menjadi atlet masa depan,” tandas Juliyatmono.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge