0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebulan di Kali Mungkung, Ini yang Dilakukan Kodim Sragen

Bronjongisasi Sungai Mungkung (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Anggota TNI bersama masyarakat dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) telah menyelesaikan bronjongisasi di Sungai Mungkung, Dukuh Karangmani,s Desa Pondok, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Proses bronjongisasi sepanjang 40 meter tersebut telah dimulai sebulan lalu, untuk mencegah terjadinya laongsor pada tanah pemakaman yang ada di pinggir Sungai Mungkung.

“Karya bhakti bronjongisasi ini sudah dimulai 13 Juni lalu. Sebenarnya kami hanya butuh waktu 20 hari untuk menyelesaikan, tapi karena terpenggal oleh giat Pam lebaran dan cuti pelaksanaan menjadi mundur,” kata Danramil 04/Sidoharjo, Kapten Inf Suparno, Jumat (21/7).

Dia menyampaikan, anggota TNI Kodim 0725/Sragen telah bekerja keras guna mewujudkan keinginan masyarakat setempat untuk membuat talud pinggiran Sungai Mungkung yang selama ini tergerus air. Apabila tidak segera dibuat talud maka akan mengancam keberadaan makam yang ada di pinggir sungai tersebut.

Camat Sidoharjo, Samsuri mengatakan, sebelum ada kegiatan bronjonginsasi dari TNI dan BBWSBS, kondisi tanah memang sangat kritis, karena sering terjadi longsor, kegerus arus air hingga ke jalan.

Sementara, Pjs Dandim 0725/Sragen, Lekol Inf M Ary Yudistira menyatakan, pelaksanaan karya bakti bronjongisasi selama 21 hari tersebut telah berhasil dan mencapai target sesuai yang direncanakan. Hal ini lantaran adanya dukungan dan kerja keras dari berbagai pihak, baik TNI, pemerintah Desa Pandak dan masyarakat Dukuh Karang Manis.

Dia berharap agar masyarakat bersedia merawat dengan baik sehingga bisa dimanfaatkan, sehingga warga sekitar bisa terhindar dari longsor dan banjir.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge