0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Utang Indonesia Selalu Bertambah? Ini Penggunaannya

ilustrasi rupiah (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah mengklaim butuh pembiayaan yang berasal dari utang untuk menutupi keperluan negara yang produktif. Beberapa diantaranya adalah pembangunan infrastruktur, investasi di bidang pendidikan dan kesehatan.

Dari catatan Bank Indonesia (BI), Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2017 tercatat USD 333,6 miliar atau setara Rp 4.430 triliun. Angka ini tumbuh 5,5 persen jika dibanding periode sama tahun lalu (yoy).

“Kalau utang itu untuk keperluan yang produktif. Produkif itu memiliki value tangible seperti infrastruktur, peningkatan pendidikan, kesehatan dan sebagainya,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu Hadiyanto di Jakarta, Jumat (21/7).

Hadiyanto mengatakan penambahan utang telah dilakukan karena ada rencana belanja yang besar, sedangkan penerimaan tidak menutup kebutuhan belanja. Namun demikian, kata Hadiyanto, rencana penambahan utang dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

“Perencanaan untuk meminjam utang itu jelas basisnya ada belanja yang besar, dengan penerimaan yang tidak memenuhi belanja sehingga memerlukan pembiayaan. Tentu berdasarkan perencanaan yang sudah sangat matang,” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge