0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kebanjiran Orderan Jahit Seragam, Pegawai Magang Diberdayakan

Usaha konveksi D'Jahit kebanjiran order seragam (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Omzet usaha jasa pembuatan pakaian seragam skala rumah tangga meningkat drastis selama musim masuk sekolah perdana. Namun, penjahit diburu waktu dan harus menambah pegawainya agar pesanannya tepat kualitas. 

Pemilik konveksi D’Jahit asal Badan Asri, Cangakan, Reni Setyaningsih merupakan salah satu wiraswasta yang mereguk untung. Ia mengaku pesanan naik lima kali lipat dari tahun lalu.

“Tiap hari omzetnya dari Rp 5 juta sekarang sampai Rp 20 juta. Pesanannya luar biasa,” kata Reni kepada wartawan, Kamis (20/7). 

Ia menerima orderan itu dari pedagang seragam maupun sekolah wilayah Karanganyar, Sragen sampai Rembang mulai jenis seragam formal hingga seragam madrasah. Saking ramainya jahitan seragam, ia memilih menunda pesanan busana fashion. Banjir pesanan terasa sejak sebelum Ramadan. 

“Pesanan dari pedagang mulai April kemarin. Kalau dari sekolah, Mei. Sampai sekarang masih terus mengalir,” katanya. 

Produksi reguler mengandalkan 11 pegawai dikerjakan di tokonya maupun dibawa pulang pegawainya di rumah masing-masing untuk mengejar deadline pesanan. Ia juga memberdayakan pegawai magang dari pelajar SMK. Saat ini terdapat empat pemagang di tempat usahanya itu. Para pegawainya itu bisa membuat 50 potong pakaian seragam per hari. 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge