0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pascasarjana UNS Bahas Pengembangan Jejaring

Pascasarjana UNS membahas Pengembangan Jejaring (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Program Studi (Prodi) Penyuluhan Pembangunan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) membahas pengembangan jejaring kelembagaan selama dua hari, (20-21/7), di Lor In Hotel Solo. Diikuti sekitar 80 pakar dan dosen pemberdayaan masyarakat dari berbagai pelosok perguruan tinggi di Indonesia.

“Tema yang diketengahkan adalah Pengembangan Jejaring Kelembagaan Menuju Penguatan Keberdayaan Masyarakat,” jelas Kepala Program Studi S3 Penyuluh Pembangunan UNS, Sapja Anantanyu kepada wartawan, di sela-sela acara.

Kegiatan yang menampilkan narasumber Kepala Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kuswenda dan Peneliti Institut Research for Empowerment (IRE) Fajar Sudarwo serta Guru Besar Ilmu Penyuluhan Pembangunan IPB, menurut Sapja, bertujuan meningkatkan jejaring kelembagaan antara Prodi S2 dan S3 Penyuluhan Pembangunan dengan lembaga terkait untuk penguatan keberdayaan masyarakat di Indonesia.

Sapja mengemukakan, perguruan tinggi memainkan peran strategis di dalam mencetak kader-kader pemberdayaan masyarakat yang mampu  menyadarkan masyarakat dalam menjaga dan memelihara Sumber Daya Alam (SDA) negara yang begitu melimpah. Selain itu, fasilitator juga menentukan keberhasilan suatu program-program pemberdayaan masyarakat.

Menurut Sapja, masyarakat dan pemerintah memerlukan fasilitator untuk mendampingi program pemberdayaan masyarakat guna mengentaskan kemiskinan dan menumbuhkan kemandirian serta daya masyarakat yang kuat. Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat berperan sebagai penghubung pemerintah dan stakeholder, jejaring kelembagaan sangat diperlukan menuju penguatan keberdayaan masyarakat.

“Pengembangan jejaring kelembagaan yang sinergi, masif dan terstruktur diharapkan mempercepat penguatan keberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge