0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Endah Laras: Satu Kata untuk Jazz Adalah Ruwet

Penampilan Endah Laras di Parkiran Jazz (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Darah seniman mengalir kental di tubuh penyanyi dan sinden kenamaan Endah Laras dan keluarganya. Hal itu dibuktikan dengan tampilnya Endah Laras berduet bersama putri bungsunya Woro, dengan diiringi putrinya yang lain yakni Elvira yang memainkan alat musik piano. Momen langka ini terjadi di Parkiran Jazz yang digelar di Halaman Balai Soedjatmoko Solo, Kamis (20/7) malam.

“Satu kata untuk Jazz adalah ruwet.” kata Endah Laras mengawali mini konser keluarga ini.

Tawa penonton yang pecah mendengar kelakar penyanyi bertubuh subur ini berubah menjadi tepuk tangan saat penyanyi bernama asli Endah Sri Murwani ini melantunkan lagu pertamanya. Tak lama berselang, muncullah Woro yang didaulat menemani sang ibu untuk bernyanyi. Lagu Lir ilir yang di medley dengan lagu dolanan Padang Mbulan dibawakan apik olehnya.

Wah, kowe anak e mama tenan Nduk (Wah, kamu benar-benar anak Mama, Nak —Red),” tukas Endah Laras yang disambut tepuk tangan penonton.

Lagu berikutnya adalah lagu yang pernah dibawakan penyanyi kelahiran 3 Agustus 1976 di acara Jazz Gunung. Kala itu dirinya berkolaborasi dengan Djaduk Farianto dan Toh Pati. Lagu Ayo Ngguyu yang dipopulerkan oleh Waldjinah dibawakan dengan enerjik. Lagu ini juga mendapatkan respon apik dari penonton yang bersahut-sahutan menyanyikan lagu.

Sebagai lagu pamungkas, Indonesia Pusaka dibawakan Endah Laras yang malam itu juga berkolaborasi dengan salah satu komunitas Jazz di Kota Bengawan.

“Kita semua menginginkan Indonesia yang damai, yang indah, karena Indonesia adalah milik kita semua warga negara Indonesia,” pungkas Endah Laras.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge