0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Iklan Mobil Audi Ini Picu Kemarahan Para Wanita Cina

Iklan kontroversial Audi. (Dok: Timlo.net/ Nextshark. )

Timlo.net—Produsen mobil Jerman, Audi merilis sebuah permintaan maaf setelah reaksi negatif yang mereka peroleh untuk iklan mereka. Dalam iklan video itu, Audi membandingkan para wanita Cina dengan mobil bekas.

Berbicara kepada USA Today, perusahaan itu berkata jika mereka sangat menyesal dengan iklan itu. Mereka menambahkan jika iklan itu dibuat oleh divisi mobil dari joint venture mereka di Cina.

“Persepsi iklan itu yang telah diciptakan untuk banyak orang tidak berhubungan dengan nilai-nilai perusahaan kami dalam cara apapun,” ujar Audi.

Dalam iklan berdurasi 34 detik itu, pengantin pria dan wanita akan mengucapkan janji pernikahan mereka tapi diganggu oleh ibu pengantin pria. Dia memeriksa calon menantunya seolah-olah sang menantu adalah seonggok daging. Terakhir dia melihat ke arah payudara calon menantunya itu.

Iklan itu ditutup dengan suara berkata, “Sebuah keputusan penting harus dibuat dengan hati-hati. Audi Approved: plus online 4S shop.”

Audi menyatakan jika iklan itu dibuat untuk pasar Cina. Tapi rupanya masyarakat Cina merasa tersinggung dan menyebut iklan itu sampah, seksis, dan diskriminatif. “[Saya] meminta dengan sangat supaya iklan itu ditarik dan untuk Audi meminta maaf untuk penciptaan iklan yang tidak masuk akal itu,” komentar seorang netizen.

“Mulai dari penciptaan ide ini hingga penayangannya, apakah ada satu orang wanita pun yang ikut terlibat penggarapan iklan ini?” tanya pengguna internet lainnya.

“Saya sebenarnya hendak membeli Audi, tapi sekarang saya tidak akan,” ujar pengguna internet lain.

Audi lantas menarik iklan itu dari Cina sementara penyelidikan untuk mencegah iklan serupa muncul sedang dilakukan. “Departemen joint venture yang bertanggung jawab telah mengatur penyelidikan yang menyeluruh terhadap kontrol internal dan proses kordinasi jadi insiden semacam ini bisa dikecualikan di masa mendatang,” tulis Audi.

Sumber: Nextshark.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge