0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Imbas Jual Beli Online, Omset Pedagang Baju Merosot Tajam

Suasana di pasar Tanah Abang (merdeka.com)

Timlo.net — Omset para pedagang baju muslim di pusat perbelanjaan Tanah Abang, Jakarta Pusat anjlok 70 hingga 80 persen usai Lebaran. Alasannya, saat ini tengah menjamur jual beli online di media sosial.

“Kami bingung, penjualan turun 70 hingga 80 persen,” ujar penjual pakaian muslim, sarung dan mukena, Devi (25) di Blok A Tanah Abang Jakarta, Kamis (20/7)

Devi menegaskan omsetnya sebelum Lebaran mampu menembus Rp 500 Juta per bulan. Namun, setelah Lebaran ini penjualannya tidak mencapai Rp 100 juta per bulan. Pendapatan Lebaran tahun ini juga menurun dibandingkan 2016 lalu.

“Dibandingkan tahun lalu, penurunan tahun ini cukup besar,” kata Devi.

Hal yang sama juga dialami pedagang pakaian muslim, Dinny (20) yang omsetnya turun hingga 50 persen. Dia mengeluhkan maraknya aktivitas penjualan daring yang membuat anjloknya omset tahun ini dibandingkan tahun lalu.

“Sekarang sudah jamannya jual beli dengan daring, jadi pembeli juga sudah malas datang langsung ke toko,” kata Dinny.

Anjloknya omset perdagangan pakaian muslim juga dirasakan Susi (21) yang mengaku pembeli di tokonya tidak seramai dulu. Omset penjualannya saat ini Rp 80 Juta hingga Rp 100 Juta per bulan, dibandingkan tahun lalu Susi mampu meraup Rp 130 Juta hingga Rp 150 Juta per bulan.

“Saat ini untuk mengatasi penurunan omset saya sudah mulai merambah jual beli daring. Sehingga omset yang turun di toko tidak terlalu rugi,” tandas Susi.

[sau]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge