0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Masih Sebarkan Radikalisme, MUI Minta Aparat Tindak Tegas HTI

Sekretaris MUI Sragen Muhammad Fadlan (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sragen mendesak aparat hukum untuk melakukan tindakan tegas kepada anggota ormas Hizbut Tahrir Indonesai (HTI) kalau masih menyebarkan ajaran radikal. Desakan itu disampaikan menyusul telah dibubarkannya HTI oleh pemerintah.

“Indonesia itu Daulah Pancasila bukan Daulah Islamiyah. para Tokoh dahulu mendirikan NKRI itu bukan tidak melek politik dan agama, tetapi memang menyesuaikan dengan kondisi Indonesia,” kata Sekretaris MUI Sragen, M Fadlan, Kamis (20/7).

Fadlan mengatakan, pembubaran HTI disambut positif MUI Sragen. HTI selama ini juga tidak terdaftar di Sragen. Untuk itu pihaknya mendesak penegak hukum melakukan tindakan tegas kepada anggota HTI yang masih menyebarkan ajaran radikal di Bumi Sukowati.

Menurut Fadlan, Indonesia adalah negara yang berasaskan Pancasila. Jika ada ormas yang akan mengganti ideologi Pancasila dengan Daulah Islamiyah maka aparat hukum harus bertindak.

Fadlan menambahkan, untuk menangkal gerakan radikalisme di Sragen, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat. Salah satunya dengan melaksanakan penyuluhan kepada pelajar Sragen kerjasama dengan Polres.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge