0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkab Batalkan Pembangunan Jembatan Bejingan dan Musuk

Jembatan rusak akibat banjir di Kecamatan Sambirejo, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemkab Sragen membatalkan pembangunan dua jembatan pada tahun ini. Pembatalan ini lantaran mengingat kondisi geografis dan keterbatasan waktu untuk melakukan lelang.

”Memang kita yang minta jangan dipaksakan. Karena tidak memungkinkan, medannya sulit, butuh bongkar pasang yang memakan waktu dari enam hingga tujuh bulan,” kata Kepala Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setda Sragen, Tedi Rosanto, Kamis (20/7).

Dua jembatan yang dibatalkan tersebut yaitu Jembatan Bejingan, Desa Pilang Kecamatan Masaran dan jembatan Desa Musuk Kecamatan Sidoharjo.

Pihak pemkab Sragen yang meminta untuk tidak dilanjutkan lelang pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya kondisi tidak memungkinkan akibat kondisi geografis. Selain waktu yang tersisa untuk lelang tidak mencukupi.

Anggota Komisi III DPRD Sragen M Haris Efendi menyesalkan prmbatalan dua jembatan itu. Pasalnya pembangunan jembatan adalah lebih vital daripada pembangunan jalan, sehingga lebih dibutuhkan masyarakat.

”Sebenarnya jembatan lebih vital daripada jalan, jika jalan rusak meski terpaksa masih bisa dilalui, tapi kalau Jembatan putus sudah tidak bisa dilalui,” ujarnya.

Lantaran sudah dianggarkan sekitar Rp 4,2 Miliar, dewan akan mengevaluasi kembali kinerja Pemkab. Terutama dinas terkait yang tidak bisa melaksanakan anggaran. Otomatis dua anggaran untuk jembatan tersebut dialihkan ke Silpa 2017.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge