0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Sisir PNS yang Berafiliasi dengan HTI

Kepala BKPPD Solo, Rakhmat Sutomo (dok.timlo.net/red)

Solo — Badan Kepegawaian, Pelatihan ,dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Solo akan menyisir Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang bergabung dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organisasi transnasional itu dinyatakan resmi dibubarkan karena dinilai bertentangan dengan Pancasila.

“Semua PNS di Pemkot akan kita sisir siapa yang ikut HTI,” kata Kepala BKPPD Solo, Rakhmat Sutomo saat ditanya mengenai pembubaran HTI, Kamis (20/7).

Sesuai Pasal 4 no 3, Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, setiap PNS dilarang mengikuti organisasi internasional tanpa izin pemerintah. Sementara HTI merupakan salah satu organisasi lintas negara. Rabu (19/7) lalu, Pemerintah resmi mencabut badan hukum HTI di Indonesia.

Rakhmat mengatakan setiap PNS wajib melapor ke BKPPD bila mengikuti organisasi masyarakat. Namun sampai saat ini, pihaknya belum menindaklanjuti pembubaran HTI karena pemberitahuan secara resmi belum ia terima.

“Prinsipnya kita menunggu arahan dari atas. Kita kan hanya pelaksana saja,” kata Rakhmat Sutomo.

Seperti diketahui, awal Mei lalu, Menkopolhukam Wiranto menyatakan akan membubarkan sejumlah ormas radikal di Indonesia. HTI disebut-sebut sebagai salah satu ormas yang akan dibubarkan. Wacana tersebut ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No 2 tahun 2017. Rabu (19/7) kemarin, Pemerintah resmi membubarkan HTI dengan mencabut status badan hukum HTI.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge