0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Liga Spanyol

Ini Wejangan Xavi Hernandez untuk Barcelona

Xavi Hernandez saat masih berkostum Barcelona (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Raksasa Spanyol, Barcelona mendapat wejangan dari eks legenda mereka, Xavi Hernandez. Pemain yang kini berpetualang di Qatar ini meminta Barcelona untuk tampil lebih beringas di musim 2017-2018.

Menurut Xavi, mantan klubnya itu sudah ketiduran selama periode tertentu. Ia kini menyambut peluang Barca balik ke gaya lamanya. Pada masa jayanya Xavi merupakan pengatur permainan Barca yang sedemikian dominan di Eropa, dengan tetap memiliki akar kuat terhadap idealisme Catalunya.

Blaugrana era itu dilatih Pep Guardiola dan dikapteni Carles Puyol, dengan pemain-pemain macam Andres Iniesta, Sergio Busquets, dan Victor Valdes menjadi pemain lokal pujaan lainnya.

Era Luis Enrique, tradisi trofi berlanjut termasuk sebuah treble pada musim pertamanya di Camp Nou. Tapi Enrique acapkali dikritik karena permainan timnya dinilai bergeser dari apa yang sudah diprakarsai oleh Guardiola, termasuk penggunaan pemain muda.

Musim panas ini Barca sudah “memulangkan” Gerard Deulofeu, alumnus La Masia, dan Xavi percaya El Barca memang butuh pendekatan segar agar di masa depan bisa kembali memaksimalkan para pemain muda dari akademi sendiri (Cantera).

“Secara umum Barcelona sebelumnya sudah ketiduran.Mereka kini harus memoles Cantera dan model permainannya. Para pemain muda harus mempelajari model permainan ini sehingga ketika mereka masuk tim utama, mereka sudah memahami konsepnya dengan tepat,” ungkap Xavi kepada Soccerway, Kamis (20/7).

Penunjukan Ernesto Valverde sebagai pelatih baru Barca pun disambut hangat oleh Xavi. Valverde, yang termasuk ke dalam skuat Dream Team Barcelona pada era 1980-an, disebutnya bisa membawa Blaugrana kembali ke gaya lamanya.

“Saya ingin bertaruh untuk Valverde. Ia adalah tipe yang suka mempersiapkan segalanya, ia punya pengalaman, memahami klub ini. Ia sudah menjalani sendiri gaya (lama Barcelona) tersebut dan akan bekerja dengan baik. Kedatangannya memicu langkah kembali ke gaya ortodoks (Barca),” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge