0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Resmi Dibubarkan, Pemkot Solo Pelototi HTI

PLT Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Solo, Said Romadlon (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesai (HTI) ditanggapi langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Pemkot memelototi kegiatan Ormas yang resmi dibubarkan Rabu (19/7) itu di Kota Bengawan.

“Kita sudah koordinasi dengan instansi-instansi terkait untuk memantau kegiatan HTI di masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Solo, Said Romadlon, Kamis (20/7).

Pemantauan HTI dilakukan oleh sejumlah instansi yang tergabung dalam Tim Komunitas Intelijen Daerah (Kominda). Tim tersebut terdiri dari TNI, Polri, Pemkot, serta instansi pemerintah lain yang melakukan kegiatan intelijen. Said mengatakan pemantauan sudah dilakukan sejak pertama kali Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto awal Mei lalu. Pemantauan terus dilakukan berkelanjutan hingga saat ini.

“Selama ini saya belum menerima laporan adanya kegiatan yang meresahkan,” kata dia.

HTI sendiri, kata dia, sempat mendaftarkan diri ke Kesbangpol. Namun berkas pendaftaran dari HTI ditarik kembali karena belum lengkap.

“Sampai sekarang belum mengajukan lagi,” kata dia.

Seperti diketahui, awal Mei lalu, Menkopolhukam Wiranto menyatakan akan membubarkan sejumlah ormas radikal di Indonesia. HTI disebut-sebut sebagai salah satu ormas yang akan dibubarkan. Wacana tersebut ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No 2 tahun 2017. Rabu (19/7) kemarin, Pemerintah resmi membubarkan HTI dengan mencabut status badan hukum HTI.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge