0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

RI Kecam Insiden di Masjid Al Aqsa

Warga palestina salat di luar masjid Al Aqsa (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah RI menyatakan prihatin dan mengecam insiden di Masjid Al Aqsa, Yerusalem. Dalam insiden tersebut, polisi Israel menembak Imam Masjid Al-Aqsa, Syekh Ikrima Sabri.

“Indonesia prihatin dan sekaligus mengecam memburuknya situasi di kompleks Al-Aqsa dan penembakan terhadap Sheikh Ikrima Sabri, Imam Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur,” demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri, Kamis (20/7).

Penembakan Syekh Ikrima terjadi saat aparat keamanan Israel membubarkan paksa umat Islam berunjuk rasa. Mereka melakukan hal itu karena Israel dianggap mempersulit warga muslim dengan memasang pemindai metal, dan meletakkan kamera pengawas di dalam Masjid Al-Aqsa.

“Dalam hal ini, Indonesia mendesak Israel untuk tidak mengubah status quo kompleks Al-Aqsa agar Masjid Al-Aqsa dan the Dome of the Rock tetap sebagai tempat suci untuk dapat diakses bagi semua umat Muslim,” tulis Kemlu.

Pemerintah Indonesia hanya bisa mendesak Israel menyelesaikan konflik ini demi pemulihan stabilitas dan keamanan di Kompleks Al-Aqsa. Dalam pernyataan itu disebutkan juga Indonesia mengajak semua pihak menahan diri agar situasi tidak semakin memburuk.

Situasi Kompleks Masjid Al-Aqsa menjadi tegang sejak dua tentara Israel tewas. Sejak itu, pemerintah Zionis membatasi akses masuk ke kompleks masjid dengan memasang detektor dan memeriksa semua yang masuk ke Al-Aqsa.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge