0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dandim Solo Ajak Pelajar Bijak Gunakan Sosmed

Dandim 0735/ Surakarta Letkol Edwin Apria Candra saat memberikan pengarahan kepada para anggotanya  (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Penggunaan sosial media (Sosmed) di kalangan remaja menjadi perhatian khusus dalam pembinaan yang dilakukan anggota Babinsa di Jajaran Kodim 0735/ Surakarta. Pasalnya, tidak sedikit masalah di Sosmed berakhir hingga terjadi persekusi.

“Kami telah memberikan instruksi kepada jajaran ditingkat Koramil yang diteruskan kepada anggota Babinsa untuk memberikan pesan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sosmed. Jangan sampai, penggunaan sosmed ini menyinggung orang atau kelompok lain hingga berakhir dengan persekusi,” terang Dandim 0735/ Surakarta Letkol Inf Edwin Apria Candra kepada Timlo.net, Kamis (20/7) siang.

Kodim 0735/ Surakarta, kata Dandim, mendapatkan puluhan permohonan dari sejumlah sekolah hingga perguruan tinggi untuk melakukan masa orientasi siswa (MOS) pada pekan ini. Momentum tersebut, sangat baik dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan terkait penggunaan medsos secara bijak dan bermanfaat. Sehingga, dengan penggunaan yang bijak dari para penggunanya maka akan mendatangkan manfaat hingga berimbas pada persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

“Medsos ini ibarat pedang bermata dua. Bisa digunakan untuk menyerang, memprovokasi, menyindir dan hal negatif lain. Tapi bisa juga digunakan untuk menyampaikan hal positif, mengajak kearah lebih baik hingga mempersatukan bangsa. Maka dari itu, gunakan medsos secara baik dan bijak,” jelas Dandim.

Sementara itu, Danrem 074/ Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Widi Prasetijono mengatakan, pihaknya juga memantau penggunaan medsos khususnya yang digunakan untuk menghasut, memprovokasi hingga memecahbelah persatuan bangsa.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk mengawasi sejumlah medsos yang digunakan untuk hal-hal negatif,” jelasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat jangan mudah terpancing dan terprovokasi dengan informasi tersebar yang belum tentu kebenarannya. Tidak menutup kemungkinan, hal tersebut dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge