0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Andi Mallarangeng akan Tulis Buku tentang Gaple

Andi Mallarangeng (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Andi Mallarangeng resmi berstatus sebagai bebas murni. Status itu usai politisi Partai Demokrat tersebut menjalani masa Cuti Menjelang Bebas (CMB) selama tiga bulan lamanya. Apa rencana Andi yang kini sudah menghirup udara bebas?

“Alhamdulilah hari ini sudah mendapat surat pengakhiran masa CMB selama tiga bulan. Dengan demikian, sejak hari ini saya bebas murni setelah menjalani empat tahun penjara dan memulai hidup baru sebagai masyarakat biasa,” ucap Andi Mallarangeng , usai menyelesaikan administrasi bebas murni di Kantor Bapas Kelas I Bandung, Rabu (19/7) malam.

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut‎ mengaku, akan kembali pada Partai Demokrat untuk melanjutkan karir politiknya. “Ke politik tentu tetap. Sebagai kader Demokrat ya saya bantu-bantu Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” imbuh pria berkumis ini.

Andi yang terjerat kasus mega proyek Hambalang itu juga akan kembali ke kampus untuk mengajar. Selain itu dirinya ingin mulai merintis usaha untuk mulai mencari penghidupan keluarga.

“Selain mungkin kembali ke kampus, saya cari-cari usaha. Tentu perlu penghidupan juga kan. Macam-macam, sedang dalam pikiran. Kemudian tentu akan memberikan waktu lebih kepada keluarga,” tuturnya.

Lainnya, Andi juga punya rencana menyelesaikan buku soal gaple. Buku itu sudah mulai dicicil ketika menjalani masa tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung. ‎ “Ada buku tentang gaple yang Insya Allah akan saya selesaikan dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Gaple dipilih karena ini merupakan salah satu olahraga yang paling digemari termasuk ketika dirinya menjadi warga binaan di Lapas Sukamiskin.

Namun, sambung dia, selama ini belum ada buku resmi tentang permainan gaple. “Menurut saya gaple ini olahraga otak yang paling populer di seluruh Indonesia. Cuma tidak ada yang nulis karena tidak ada notasinya.”

Dengan buku gaple tersebut, Andi berharap masyarakat bisa mempelajari dan memainkan olahraga tersebut sesuai aturannya. “Saya menciptakan notasi kemudian permainan gaple bisa direkonstruksi ulang, dianalisis bahkan bisa dipikir-pikir,” ucapnya.

Andi sendiri menyebut, banyak pelajaran berharga selama menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin. Selama di penjara, Andi mengaku terus mendapat bimbingan dari pihak Lapas. “Banyak pembinaan dari Lapas, baik itu pembinaan kerohanian maupun aktivitas lainnya. Saya juga lebih meningkatkan diri kepada Allah dan banyak hal lagi yang kita dapatkan. Tentu saja itu persiapan untuk menjadi manusia yang lebih baik,” tuturnya. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge