0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ratusan Keluarga Menentang Imunisasi Anak

Ilustrasi imunisasi anak (dok.timlo.net/red)

Karanganyar — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar menengarai ratusan keluarga menolak anak-anaknya diimunisasi. Keluarga tersebut memahami salah tentang pemberian kekebalan tubuh itu.

“Kami sudah memetakan mereka dari tiga kecamatan lereng Lawu. Jumlahnya bertambah banyak setiap tahun,” kata Sekretaris DKK Karanganyar, Fathkhul Munir kepada wartawan, kemarin.

Penolakan itu didasari alasan tak rasional. Mereka beranggapan, pemberian vaksin pada anak justru melemahkan fisik dan mental secara permanen, dari bahan tak sesuai syariat agama dan sebagainya. Padahal imunisasi justru memberi kekebalan tubuh dari berbagai penyakit seperti campak, polio, difteri, dan sebagainya.

“Jumlahnya (penolak imunisasi) sekitar 1 persen dari total penduduk Karanganyar. Kalau dihitung 700-an. Ini cukup besar,” katanya.

Ia tak menginginkan kejadian luar biasa (KLB) difteri di sebuah pesantren di Matesih terulang lagi. Saat itu, satu santriwan meninggal dunia dan dua lainnya tertular. Mereka semua tidak pernah diberi imunisasi oleh orangtuanya karena alasan tertentu. DKK menduga, seluruh santri di Ponpes itu juga tidak diimunisasi sejak lahir.

“Kalau sudah berbenturan dengan kelompok yang menolak imunisasi, kita harus bekerja ekstra. Terus mengawasi mereka jika muncul gejala terserang penyakit, harus segera ditangani,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge