0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fedep Usulkan Sertifikasi Ramah Pelanggan Untuk Pelaku Usaha Kuliner

Ketua Fedep Solo, David R Wijaya (timlo.net/setyo pujis)

Solo — Forum Economic Development and Employment Promotion (Fedep) mengusulkan kepada pemerintah kota (Pemkot) Solo untuk membuat sertifikasi ramah pelanggan untuk pelaku usaha kuliner. Hal itu dilakukan untuk menertibkan pedagang agar tidak berlaku curang kepada pelanggan.

“Solo ini tidak hanya terkenal sebagai kota budaya, tapi juga kuliner. Oleh karena itu, saya kira penting untuk dapat membuat sertifikasi pelaku usaha kuliner agar pelanggan juga tidak merasa dirugikan,” ujar Ketua Fedep Solo, David R Wijaya kepada wartawan, Rabu (19/7).

Usulan mengenai sertifikas ramah pelanggan itu, menurut David bukan tanpa alasan. Tapi hal itu juga sebagai bentuk penyikapan dari adanya kasus yang terjadi pada periode Lebaran lalu. Dimana ada pelaku usaha kuliner di kota Solo yang menaikan harga secara tak wajar dan menjadi viral di media sosial.

“Ketakutan saya kalau ini dibiarkan justru akan membuat citra buruk bagi kota Solo yang selama ini sudah terkenal sebagai kota Kuliner terbaik di Indonesia. Sehingga agar tidak terulang, dan wisatawan juga senang datang ke Solo perlu untuk segera dirumuskan terkait proses sertifikasi tersebut,” jelasnya.

Mesipun tidak menyinggung terkait teknis proses sertifikasinya, namun David menyampaikan bisa dilakukan mulai dari standarisasi harga dan kebersihan. Dan bagi pelaku usaha yang sudah lolos sertifikasi bisa mendapatkan tanda yang bisa dilihat pelanggan.

“Jadi pelanggan nanti bisa mendapat kepastian, kalau ada stiker atau tanda sertifikasi ramah pelanggan tidak akan merasa dibohongi dan dipastikan pelayanannya juga lebih nyaman,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge