0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penerimaan Amplop Besaran Ganti Rugi Diwarnai Kesalahan Input Data

Warga Desa Pidekso, Giriwoyo menerima amplop besaran ganti rugi proyek Waduk Pidekso (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Penerimaan amplop berisikan nominal ganti rugi terdampak proyek Waduk Pidekso ditemukan sejumlah kesalahan. Kesalahan tersebut muncul pada input data luasan tanah, indikasi ganti rugi bangunan, indikasi ganti rugi tanaman musiman, bahkan kerugian usaha juga belum tercantum. Hal itu menjadi desas- desus di kalangan warga.

“Luas lahan saya itu lebih sempit, tapi kok disini tertulis jauh lebih banyak. Ada lagi ini, ganti rugi bangunan, ganti rugi tanaman musiman dan kerugian usaha juga belum dimasukkan,” ungkap warga Desa Pidekso, Kecamatan Giriwoyo, Sulardi saat ditemui Timlo.net usai pembagian amplop besaran ganti rugi proyek Waduk Pidekso, Rabu (19/7).

Pensiunan PNS ini mengaku kebingungan dengan data aset pribadi di dalam berkas tersebut. Ia menyebut, luas lahan yang dimilikinya hanya sekitar 970 meter persegi, namun dalam berkas ganti rugi tertulis 2.367 meter persegi. Dari data itu juga ia mendapatkan total ganti rugi Rp 249.418. 311 dengan rincian ganti rugi tanah seluas 2.367 meterpersegi sebesar Rp 167.856.989 dan ganti rugi tanaman tahunan Rp 81.561.323.

“Tapi saya belum tandatangani surat persetujuan itu kok mas. Kita memilih berembug dengan keluarga. Kita juga akan koordinasikan dengan Forum Masyarakat Peduli Kelahiran Tiga Desa (Formastri). Selama ini forum itulah yang menjembatani kami dengan pemerintah,” jelasnya.

Berbeda dengan Endang Lestariningsih warga Sampang Kecamatan Karangtengah yang memiliki lahan di Pidekso ini. Luasan tanahnya mengalami penyempitan. Berdasar sertifikat, dirinya memiliki tanah seluas 2.225 meter persegi. Namun di dalam amplop tersebut hanya tertulis seluas 1.778 meter persegi.

“Kok bisa jadi begini gimana, masak tanah saya jadi sempit,” tandas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge