0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sri Mulyani Ingin Anak Buah Terbuka ke Publik

Sri Mulyani (merdeka.com)

Timlo.net – Direktorat Jenderal Pengelolaan Resiko Keuangan Negara diminta secara aktif menjelaskan pengelolaan utang kepada masyarakat. Di mana, akhir-akhir ini pengelolaan utang menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

“Akhir-akhir ini, trending topic di medsos selain KPK adalah laporan pengelolaan utang negara yang sudah berbahaya. Anda adalah kortim kita. Saya ingin Republik ini diberi pemahaman dan pengetahuan,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (19/7).

Menkeu Sri meminta pejabat eselon III Ditjen Pengelolaan Resiko Keuangan tidak malas memberi pemahaman mengenai fungsi dan pengelolaan utang. Semua pegawai harus bersama-sama memberikan pengertian mengenai fungsi dan bagaimana pengelolaan utang dilakukan oleh pemerintah.

“Dengan info yang baik republik ini menjadi besar. Pemahaman bagaimana pengelolaan utang, pemahaman fungsi dan pengelolaan utang. Jangan malas menjelaskan. Jangan sampai ada omongan orangnya itu-itu saja. Jangan berhenti menjelaskan ke masyarakat,” jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan pejabat eselon III yang tidak mampu menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat merupakan masalah bagi Republik ini. Selain itu, dia meminta setiap institusi di Kemenkeu harus mampu bekerja dengan jumlah staf yang tidak banyak.

“Kalau sampai eselon III tidak mampu menjelaskan, ini masalah bagi republik ini. Anda harus gunakan otak dan pikiran memberi ide, ibu kita harus jelaskan begini kepada masyarakat. Kemenkeu harus punya otak dan otot yang seimbang,” ungkapnya.

“Kalau dari pengelolaan risiko anak buah anda enggak banyak tapi isu yang harus di manajemen banyak,” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge