0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketoprak Ngampoeng dan Mahasiswa ISI Pentaskan Wongsopati

Pentas ketoprak (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Ketoprak Ngampoeng dan mahasiswa Ikatan Seni Indonesia (ISI) Surakarta mementaskan lakon Wongsopati, di Taman Balekambang Solo, Kamis (20/7).

“Biasanya kami Ultah pentas di kampung-kampung. Kali ini pentas Ultah ke-10 dibantu mahasiswa ISI Surakarta yang menangani manajemen, pemain, pemusik, properti, sampai promosi,” ungkap Koordinator Ketoprak Ngampoeng, Tatak Prihantoro didampingi Humas Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Suharno, di Kampus Unisri, Solo, Rabu (19/7).

Tatak mengatakan, pentas akan disutradarai Dwi Mustanto. Lakon Wongsopati berlatar belakang perang Blambangan dan Majapahit. Wongsopati abdi Kinasih Ronggolawe Adipati Tuban yang menjadi Senopati Majapahit melawan Minak Jinggo Adipati Blambangan.

“Wongsopati bukan pejabat. Dia hanya prajurit biasa,  sebagai penongsong atau pembawa payung Ronggolawe saat maju perang di medan laga. Dari sanalah cerita mengalir berbicara banyak hal sosial, politik dan cinta tanah air, ” ujarnya.

Ketoprak Ngampoeng muncul dilatarbelakangi agar ketoprak tetap eksis, dengan jalan main di kampung-kampung dengan personil yang lebih kecil, serta lakon yang dibawakan kisah kehidupan keseharian. Penyajian ringan dan menghibur melibatkan penonton secara langsung secara interaktif.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge