0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jaringan Peredaran Sabu di Karanganyar Dibongkar

(Ilustrasi) Barang bukti Narkoba (dok.timlo.net/achmad khalik)

Karanganyar — Penangkapan tersangka pengedar sabu asal Dusun Kangsi Rt 02/Rw IV Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso, Sri Afandi alias Andi (22) mengungkap jaringan peredaran barang haram itu. Tiga tersangka lain berhasil diringkus kemudian.

“Dari Andi, polisi menangkap awahyu Godo Warsito. Keduanya menjual eceran sekaligus mengonsumsi. Barangnya didapatkan dari seorang warga Dusun Blumbang Rt 01/Rw III Kelurahan Blumbang, Tawangmangu, Edi Sarwono (33),” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko kepada wartawan, kemarin.

Pelaku mengaku mendapatkan shabu-shabu dari seorang di Tawangmangu. Lalu polisi melacaknya. Akhirnya ditangkap tersangka lain bernama Wahyu Godo Warsito (30). Ia yang biasa ikut Andi membeli shabu dari penjualnya asal Tawangmangu,” katanya, Selasa (18/7).

Edi diringkus di jalan Dusun Karangsari, Tawangmangu pada beberapa jam setelah penangkapan Andi. Dari Edi, polisi menyita dua paket shabu-shabu ukuran 0,44 gram dan 0,26 gram serta alat pengisap.

“Edi mengaku mendapatkan barang itu dari seorang warga Rt 04/Rw XI Pucangsawit, Jebres, Surakarta bernama Bambang Agus Riyanto (38),” katanya.

Polisi menangkap Bambang saat dirinya berada di Bejen, Karanganyar. Bambang hendak menagih uang penjualan shabu-shabu dari Edi.

“Semua pisitif mengonsumsi Narkoba,” katanya.

Tersangka Bambang mengaku kali terakhir mengambil paket shabu-shabu ukuran 0,5 gram di Jakarta. Ia melakukannya karena pesanan teman. Semua tersangka merupakan teman-temannya sesama buruh dan sopir.

“Ambilnya di Terminal Pulogadung. Ketemuan dengan orang di sana,” kata sopir truk travel ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge