0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Hadiri Halal Bihalal, TPP ASN Dipotong Rp 100 Ribu

Halal bi halal ASN dengan Bupati Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen– Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Sragen bakal dikenai sanksi berupa pemotongan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) sebesar Rp 100.000. Kebijakan ini dikeluarkan Bupati Sragen sebagai buntut dari mangkirnya sejumlah ASN pada acara halal bi halal di Gedung Olah Raga (GOR) Diponegoro belum lama ini.

“Dari 4.000 PNS non guru di Pemkab, ada sekitar 2.000 tidak hadir dalam halal bi halal. Atas instruksi bupati, kami sudah minta semua pimpinan OPD mendata PNS yang tidak hadir dan memotong TPP-nya Rp 100.000,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, Selasa (18/7).

Tatag menyampaikan, instruksi pemotongan TPP sebesar Rp 100.000 tersebut disampaikan melalui pusat SMS Center Pemkab kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Inti instruksi bupati itu adalah terkait dengan acars halal bihalal antara ASN dengan Bupati/Wabup Sragen di GOR pada Jumat (14/7) lalu yang hanya dihadiri sebagian ASN. Sedangkan hampir separoh ASN lainnya tidak hadir.

Sebagai sanksi atas ketidakhadiran itu, TPP mereka bakal dipotong sebesar Rp 100.000. Potongan TPP yang terkumpul ini bakal disetorkan kepada Matra, Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen.

Tatag sendiri mengaku menyayangkan ketidakhadiran separuh ASN tersebut. Pasalnya selama ini Pemkab telah memenuhi hak-hak ASN mulai dari gaji, TPP, hingga dua gaji tambahan yaitu gaji ke-13 dan ke-14.

“Apa beratnya datang untuk halal bihalal. Momen ini hanya setahun sekali. Apakagi acara itu untuk bermaaf-maafan. Teman-teman ASN saya minta   jangan hanya mementingkan hak saja, tapi kewajiban juga harus dipenuhi,” papar Tatag.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge