0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Akibat Mengerikan Kurang Tidur Terhadap Otak

Otak pria vs otak wanita. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Untuk sebagian orang, tidur cukup selama 7-9 jam adalah hal yang sulit dilakukan. Rupanya kurang tidur tidak hanya menyebabkan kita merasa ngantuk dan lemas. Ada efek yang cukup menakutkan bila kita kurang tidur.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di the Journal of Neuroscience, akibat kurang tidur ini diteliti pada tikus terutama pada bagian otak mereka. Hasilnya cukup mengejutkan. Jika orang tidak cukup tidur atau tidak tidur dengan nyenyak, maka otaknya akan memakan diri sendiri.

Tim peneliti yang dipimpin oleh ahli saraf Michele Bellesi dari the Marche Polytechnic University di Italia, membagi tikus dalam empat kelompok. Satu kelompok tidur dengan nyenyak selama enam hingga delapan jam. Kelompok yang lain dibangunkan secara periodik saat tidur. Kelompok ketiga dibuat terjaga selama delapan jam. Sementara grup terakhir dibuat tetap bangun selama lima hari berturut-turut.

Lalu para peneliti mulai membandingkan kondisi otak keempat kelompok tikus itu. Mereka melihat ada sesuatu yang aneh. Otak kelompok tikus yang tidur cukup dan kurang tidur tetap normal dan sehat. Tapi otak kelompok tikus yang tidak tidur sama sekali mulai menyakiti diri sendiri.

Terdengar gila? Hal itu bukanlah hal baru untuk komunitas ilmiah. Saat kita tidur, otak memulihkan kembali energinya. Organ itu juga membersihkan diri dari racun yang dihasilkan oleh aktivitas saraf sepanjang hari. Rupanya hal serupa tetap dilakukan otak sekalipun kita kurang atau tidak tidur. Tapi karena kita tidak tidur, maka otak kehilangan kendali dan mulai memakan diri sendiri.

Sumber: ReaderDigest.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge