0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duhh! Ditinggal Liputan, Rumah Wartawan Kemalingan

Ilustrasi pencurian (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pembobolan rumah kosong terjadi di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu kemarin. Kali ini menyasar rumah Hasan Kurniawan, berprofesi sebagai wartawan. Sejumlah hartanya raib dicuri.

Diperkirakan aksi itu berlangsung saat rumah ditinggal pergi sang pemilik menjalankan tugasnya sebagai jurnalis. “Saya pergi liputan jam 15.30 WIB. Pintu rumah dikunci, lampu dalam saya nyalakan,” kata Hasan, Senin (17/7).

Korban tiba di rumah sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu pintu depan rumah masih terkunci. Tetapi jendela depan sudah rusak. Ruang tengah juga masih terlihat rapi.

“Tumpukan buku di lemari, gitar Ibanez, tas, dan perabotan lain di ruang depan masih rapi semua. Tetapi ruang kamar sudah berantakan, pintu lemari terbuka, dan kotak lemari diacak-acak,” terangnya.

Begitupun dengan lemari kecil di samping kamar, semua sudah berantakan. Dua celengan putrinya Sakira Sakha Anwar (2) telah rusak oleh sayatan benda tajam, dan seluruh isinya telah habis dikuras.

“Total kerugian belasan juta. Gelang emas, dua cincin emas, uang tunai jutaan, batu cincin, dan beberapa lembar uang dolar habis dikuras,” ungkap Hasan lagi.

Sementara itu, Dwi Suci Wulan Maulidah, istri korban menambahkan, saat kejadian dirinya sedang pergi ke luar. Di rumah hanya ada suaminya. Dia mendapat kabar rumahnya dibobol dari suaminya.

Sampai di rumah, Wulan langsung melihat barang-barang apa saja yang hilang. Ternyata hanya emas dan sejumlah uang tunai yang diambil. Sedang sisanya masih utuh berada di tempatnya semula.

“Seluruh isi kamar habis diacak-acak. Gelang dan cincin emas anak saya, dua celengan anak saya, dan sejumlah uang tunai jutaan rupiah, serta dolar hilang diambil. Totalnya belasan juta,” jelasnya.

Kapolres Kota Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan korban. “Laporan akan ditindaklanjuti. Saya perintahkan kepada Kapolsek Pondok Aren untuk 87 mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ucap Fadli. [ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge