0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Honda Adu Banteng, Dua Tewas

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Bocah berumur 12 tahun tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan adu banteng di Jalan Raya Tabanan-Penebel, Minggu (16/7) sore. Kecelakaan yang melibatkan antara sepeda motor Honda Scoopy dengan Honda Beat ini terjadi tepatnya di wilayah Banjar Wanasari Kelod, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan.

Sepeda motor Honda scoopy DK 2823 QG yang dikendarai oleh Sudarno (60) warga Penebel Tabanan tewas ditempat karena alami patah tulang leher. Sedangkan motor Honda beat DK 3988 GAB, yang dikendarai oleh Mohamad Riski (12) pelajar alamat Banjar Buruan kaja, di Penebel Tabanan juga tewas saat akan dibawa ke rumah sakit.

Sedangkan rekannya Mohamad Mujib Ridwan (12) yang dibonceng Riski juga seorang pelajar beralamat Banjar Penebal Kelod, alami parah pada mulut dan masih dalam perawatan di rumah sakit. Ketiga korban sama-sama tidak mengenakan helm saat peristiwa tabrakan terjadi.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WITA dimana sepeda motor Scoopy datang dari arah utara dengan kecepatan tinggi mendahului kendaraan roda empat di depannya. Saat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor honda Beat yang dikendarai oleh Mohamad Riski dengan membonceng Mohamad Mujib Ridwan.

Bocah 12 tahun ini terlihat kaget dan tidak sempat untuk menghindar. Karena jarak yang terlalu dekat maka tabrakan tidak bisa dihindari.

Kasatlantas Polres Tabanan AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan kecelakaan tersebut diakibatkan karena pengendara Honda scoopy saat mendahului terlalu mengambil haluan ke kanan yang mengakibatkan tabrakan.

“Pengendara Sepeda Honda Scoopy kurang hati-hati saat mendahului kendaraan dan mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menyebabkan kecelakaan tersebut,” singkatnya.

[ded]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge