0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nonton Dangdut Berakhir Ricuh

Ilustrasi perkelahian (merdeka.com)

Wonogiri – Dua kelompok warga nyaris bentrok. Namun kejadian itu dapat dicegah oleh aparat kepolisian. Diduga, peristiwa ini merupakan aksi balas dendam sekelompok perguruan silat. Mereka tidak terima, salah satu temannya menjadi korban pemukulan.

“Peristiwa ini dipicu adanya aksi pemukulan terhadap EP (26) warga Dusun Gadungan , Nambangan Selogiri oleh salah seorang warga pada Sabtu (15/7) pukul 23.45 WIB. Saat itu, sedang digelar hiburan orkes dangdut dalam pesta hajatan pernikahan warga,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora melalui Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono, Minggu (16/7).

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat korban bersama sejumlah temannya mendatangi pertunjukan dangdut di Dusun Ngepos Desa Nambangan Selogiri. Saat asyik berjoget, tiba-tiba diminta mundur oleh sejumlah warga. Bahkan, dua orang teman korban, GRP (19) dan BMP (27) mendapa serangan pukulan dari orang tak dikenal. Terjadilah keributan.

Melihat hal tersebut, korban bermaksud hendak melerai. Namun justru korban mendapat pukulan tepat mengenai wajahnya hingga menderita luka lebam pada bagian mata kanan. Selanjutnya, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Selogiri.

“Memang sempat beredar informasi, rekan-rekan korban yang tidak terima atas peristiwa yang menimpa EP ini akan balas dendam dengan cara mencari pelaku pemukulan. Karena EP ini sendiri merupakan murid salah perguruan bela diri di Wonogiri,” kata dia.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Iwan, jajaran Polsek Selogiri langsung terjun ke lokasi. Sejumlah petugas diterjunkan untuk melakukan tindakan persuasi. Bahkan aparat juga melakukan upaya mediasi.

“Kedua belah pihak akhirnya sepakat damai, dan menyerahkan proses selanjutnya kepada kepolisian. Korban juga dilakukan visum,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge