0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Ngaji Diduga Ajarkan Aliran Menyimpang, Warga Resah

Ilustrasi aliran sesat (merdeka.com)

Timlo.net — Isu dugaan aliran sesat membuat heboh warga Bojong, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Seorang perempuan bernama Ela Nurlaela disebut menebarkan pengajian yang tidak sebagaimana pada umumnya.

Awal mula keresahan warga ketika ‎para muridnya mempertanyakan syahadat yang harus diucapkan di hapadan langsung Ela Nurlaela. Selain itu, ajaran-ajaran yang tidak lazim membuat murid-muridnya mulai heran dengan Ela yang sudah menyandang status haji tersebut.

“Dimana menurut keterangan kedua saksi tersebut menyatakan dan mengharuskan membaca Syahadat kembali, dan harus membacakan Syahadat kembali di hadapan Hj Ela,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (15/7).

Menurutnya, keresahan itu langsung ditindaklanjuti unsur aparat desa untuk melakukan mediasi antara Ela dan para muridnya Anisa Salsabila dan Rena Murni. Hadir juga dalam musyawarah Kepala KUA Kecamatan Jatinangor Aban, Ketua MUI Jatinangor Tajul Arifin dan suami Ela yakni Ikin Sodikin dan beberapa unsur lainnya.

“Dalam musyawarah tersebut Ela menerangkan hanya menerangkan isi dan makna yang ada dalam Syahadat yang disampaikan kepada murid mengaji tersebut, dan syahadat yang disampaikan tersebut sama seperti syahadat pada umumnya. Sejauh ini tidak ditemukan adanya unsur aliran sesat,” terangnya.

Dia menyatakan, untuk menjaga kondusifitas warga setempat, disepakati pengajian di rumah Ela untuk sementara waktu diberhentikan, sembari menunggu hasil yang sudah dimusyawarahkan.

“Akibat dari kesalahanpahaman tersebut itu tidak berdampak pada situasi Kamtibmas wilayah Dusun Bojong Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor,” jelasnya.

Dia menyebut kepolisian tetap akan melakukan pengawasan di kediaman Ela.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge