0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Ingin SBC Bisa Seperti Jember Fashion Carnival

(foto: Heru)

Solo – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi penyelenggaraan Solo Batik Carnival (SBC) 2017. Terlebih gelaran ini telah menginjak satu dasawarsa, dan tak pernah absen sekalipun setiap tahunnya.

“SBC telah memperkuat branding Solo sebagai Kota Batik telah mendunia. Namun untuk gelaran karnaval masih belum mendunia,” ungkap Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintahan Kemenpar, Tazbir, Sabtu (15/7).

Dihadapan seluruh peserta dan penonton, Tazbir menegaskan poin utama dari gelaran karnaval adalah mendatangkan wisatawan baik lokal maupun internasional. Kedatangan wisatawan dinilai menjadi tolok ukur sebuah keberhasilan pertunjukan, utamanya karnaval.

Tazbir juga menambahkan, SBC harus berkaca pada Jember Fashion Carnival (JFC) yang telah berhasil menjual kota Jember sebagai kota karnival. Dikatakan bahwa gelaran ini harus mendapatkan dukungan dari berbagai bidang, khususnya pariwisata dan perhotelan.

“Butuh banyak dukungan dari industri pariwisata di Kota Solo untuk bisa lebih mempromosikan agenda ini. Imbasnya adalah tamu bisa datang dan karnaval ini bisa menjadi salah satu ikon karnaval yang diperhitungkan sehingga bisa memberi andil real terhadap kunjungan wisatawan,” katanya.

SBC sendiri menggelar grand carnival pada Sabtu (15/7), gelaran di sepanjang Jl. Slamet Riyadi ini berhasil menyedot ribuan penonton untuk hadir menyaksikan SBC.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge