0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biro Perjalanan Umroh di Jateng yang Mengantongi Ijin Masih Minim

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Solo – Jumlah biro perjalanan umroh di wilayah Jawa Tengah yang sudah mengantongi ijin resmi dari pemerintah masih minim. Dari sekian banyak biro perjalanan yang sudah beroperasi, hingga saat ini baru ada belasan yang memenuhi syarat.

“Jumlahnya biro perjalanan umroh itu banyak, namun untuk di Jawa Tengah sendiri hanya ada 15 yang memiliki ijin resmi dari Kementerian Agama,” ujar Ketua DPD Amphuri Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono kepada wartawan, Jumat (14/7).

Masih sedikitnya biro perjalanan umroh yang mengantongi perijinan itu, menurutnya karena selama ini syarat dan kententuan untuk mendapatkan ijin dari pemerintah dianggap cukup memberatkan. Pasalnya, syarat yang harus dipenuhi tidak hanya soal badan hukum PT, tapi biro itu harus terdaftar pada dinas setempat minimal dua tahun.

“Biaya mendapatkan ijin memang gratis, tapi untuk mendapatkan ijin itu biro yang bersangkutan diwajibkan untuk melakukan deposito sebesar Rp 200 Juta untuk memberikan jaminan kepada pemerintah. Dana itu sifatnya mengendap dan tidak bisa diambil selama ijinnya masih berlaku atau diperpanjang,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan kementerian terkait. Harapannya, persoalan dana deposito dan ketentuan lain yang dianggap memberatkan pelaku usaha biro perjalanan bisa diperingan.

Sementara untuk menghindari penipuan yang marak terjadi akhir-akhir ini, Endro menyampaikan para jamaah untuk dapat lebih berhati-hati dan jangan terjebak dengan penawaran umroh murah.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge