0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tersangka Pengoplos Gas LPG Belajar dari Youtube

Tersangka pengoplos gas LPG menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Polisi menetapkan tiga pelaku pengoplos gas LPG di Desa Siwal, Kecamatan Baki sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Kepada penyidik, ketiga tersangka mengaku mengetahui cara mengopolos gas LPG dari Youtube.

“Kita sudah tetapkan tiga tersangka dalam kasus pengoplosan gas LPG ini dan untuk kelancaran proses penyidikan ketiganya kita tahan beserta barang bukti. Kepada petugas mereka mengaku mengetahui cara mengoplos gas ini melalui Youtube,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Jumat (14/7).

Dari hasil melihat di Youtube, salah satu tersangka EA kemudian mengajak kedua rekannya AB dan JBL  warga Gentan, Baki dan Kadokan, Kecamatan Grogol untuk patungan. Dan akhirnya mereka menggunakan modal untuk membeli tabung gas dan peralatan untuk mengoplos serta mengontrak rumah dan sudah berjalan selama enam bulan.

Setiap harinya ketiga tersangka mampu memroduksi 10 tabung gas LPG 12 kg dengan menyuntikkan isi gas LPG 3 kg sebanyak 30 tabung. Dan hasilnya, dalam sebulan keuntungan mereka bisa mencapai Rp 15 juta dibagi tiga orang.

“Ketiganya memang merencanakan tindakan ini karena prosesya mudah dan sangat menguntungkan, namun tidak mempertimbangkan dampak dan merupakan tindakan melawan hukum. Ketiga tersangka kita Jerat dengan UU Perlindungan Konsumen dan UU Metrologi Legal dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar,” tandasnya.

Kasus pengopolosan gas LPG bersubsidi ini sendiri masih terus dikambangkan oleh pihak kepolisian, mengingat caranya yang cukup sederhana dan mudah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge