0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Eks 212 Bela Hary Tanoe

Hary Tanoesoedibjo (merdeka.com)

Timlo.net – Massa alumni gerakan 212 mengadu ke kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jumat (14/7). Mereka mengadu segala hal bentuk kriminalisasi terhadap sejumlah tokoh ulama, aktivis, serta organisasi kemasyarakatan. Salah satunya adalah kriminalisasi terhadap bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

“Jadi kami presidium alumni 212 itu melawan ketidakadilan dan kezaliman yang dilakukan rezim penguasa terhadap rakyatnya, mulai dari ulama, aktivis, tokoh politik, ormas – ormas. HT (Hary Tanoe) adalah korban kriminalisasi juga, korban ketidakadilan dan kezaliman penguasa,” kata Ketua Presidium 212 Ansufri Idrus Sambo, di lokasi, Jumat (14/7).

Sambo menambahkan, aksi Presidium Alumni aksi 212 hanya sebagai bentuk penegakan keadilan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kami Presidium 212 enggak boleh ada satu orang pun diperlakukan tidak adil, semua harus dikembalikan pada penegakan hukum yang berkeadilan. Kami tidak bela per orangannya HT tetapi kita bela adalah orang yang dizalimi siapapun dia,” ujar Sambo.

Diketahui, Alumni aksi 212 merupakan penggelar aksi bela agama terkait ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sekretaris Presidium Ustaz Hasri Harahap mengakui terjadi kontroversi di internal mereka. Sebagian pihak, kata Hasri, mempertanyakan alasan membela Hary Tanoe.

“Kita bukan membela, presidium melaporkan aktivis HTI dikriminalisasi dan Hary Tanoe juga demikian sekarang bahasanya menolong yang dikriminalisasi,” ucapnya.

Hasri pun membantah membela Hary Tanoe karena ada faktor kedekatan. Mengingat dalam Pilkada DKI Jakarta Hary Tanoe berada di kubu Anies Baswedan- Sandiaga Uno yang merupakan lawan politik Ahok.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge