0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

APG 2017, Angkat Berat Bidik Empat Emas

Dalam pemecahan rekor MURI olahraga angkat besi yang digelar oleh Perkumpulan Angkat Besi (PASKA) Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Daniel berhasil mengangkat beban seberat 31 Kg dan 36 Kg (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia terus mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Para Games (APG) Malaysia, September mendatang. Di cabang olahraga (cabor) angkat berat, kontingen Indonesia berkekuatan 11 atlet andalannya.

“Persiapan sampai saat ini sudah sampai 90 persen. Kami sudah masuk pra pertandingan. Kita tetap mengejar angkatan pertama mereka,” terang pelatih angkat berat Coni Ruswanto, Kamis (13/7).

Tim angkat berat yang dilatihnya ini diperkuat sembilan atlet putri dan dua atlet putra. Cabor angkat berat memang menjadi andalan dan lumbung medali bagi Indonesia di ajang olahraga difabel. Target empat medali emas pun dicanangkan tim angkat berat.

Ke sebelas atlet tersebut mayoritas diisi muka lama. Salah satunya adalah Ni Nengah Widiasih di kelas 45 Kg. Atlet asal Bali peraih medali perunggu Olimpiade Paralympic Rio Brazil itu sebelumnya bertanding di kelas 41 Kg. Kini, kelas 41 Kg sudah diisi atlet baru, yakni Nur Jannah Kamsyah.

Atlet lainnya adalah Rani Pujiastuti kelas 55 Kg, Yuliana Lili kelas 61 Kg, Rahayu kelas 67 Kg, Nurtani Purba kelas 73 Kg, Siti Mahmudah kelas 79 Kg, Ni Nengah Widiyasih kelas 87 Kg dan Sriyat kelas 86 + Kg. Sementara atlet putra adalah Anto Boi kelas 88 Kg, dan Atmaji Priambodo kelas 97 Kg.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge